Kanker merupakan salahsatu penyakit yang mematikan. Kanker sendiri memiliki beberapa jenis dan type atau nama yang menyerang bagian atau organ tubuh manusia yang berbeda-beda. Dari sekian banyak penyakit kanker yang menyebar di Indonesia, diantaranya yang akan kita bahas kali ini adalah kanker serviks atau lebih dikenal dengan nama kanker mulut leher rahim. Kanker ini adalah penyakit yang tumbuh atau tumbuhnya sel tidak normal disekitar mulut leher rahim.

Penyebaran dan terjadinya kanker ini di Indonesia mencapai 27% per tahunnya. Dan 73% diantaranya mengalami stadium lanjut yang disebabkan oleh keterlambatan pengobatan dan berujung pada kematian. Penyebab utama kanker serviks/rahim ? Lebih dari 95 % kanker serviks berkaitan erat dengan infeksi HPV (Human Papiloma Virus) yang dapat ditularkan melalui misalnya : aktivitas seksual, ada virus HPV di tangan Anda, lalu Anda menyentuh daerah genital, maka daerah serviks Anda dapat terinfeksi. Atau bisa juga dari kloset di WC umum yang sudah terkontaminasi virus (jadi sebelum duduk, Anda harus selalu membersihkan dengan alkohol). Apa saja yang menjadi faktor resikonya? Beberapa faktor risiko terkena kanker serviks antara lain:
- Mulai melakukan hubungan seksual pada usia muda.
- Sering berganti-ganti pasangan seksual.
- Sering menderita infeksi di daerah kelamin.
- Memiliki terlalu banyak anak (lebih dari 5 anak). Pada saat Anda melahirkan secara alami, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks, yang dapat memicu aktifnya sel kanker. Semakin sering janin melewati serviks, semakin sering trauma terjadi, semakin tinggi resiko kanker serviks.
- Kebiasaan merokok (risiko dua kali lebih besar).
Keputihan yang berlangsung terus-menerus dan tidak diobati. Ada dua macam keputihan, yaitu normal dan tidak normal. Pada keputihan yang normal, lendir berwarna bening, tidak bau dan tidak gatal. Jika salah satu dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi, artinya keputihan Anda tidak normal. Segera konsultasi dengan dokter!
Cara mengobati kanker serviks secara alami adalah dengan mengkombinasikan khasiat dan manfaat daun sirsak, kulit manggis, madu dan apel. Hasil Penelitian Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins dapat membunuh aneka jenis kanker, seperti kanker usus, serviks, prostat, paru-paru, payudara, dan pankreas bahkan penyakit ambeien tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat. Manfaat daun sirsak telah diteliti di Laboratorium Health Sciences Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute, Amerika Serikat.
Diantara manfaat daun sirsak berdasarkan 20 tes laboratorium yang dilakukan sejak tahun 1970 menunjukkan hasil yang luar biasa, daun sirsak memiliki khasiat yang sangat baik, seperti:
- Menyerang sel-sel kanker secara efektif karena tidak membahayakan sel yang sehat, serta tidak menyebabkan rasa mual ekstrim, kehilangan berat badan dan rambut rontok.
- Daun sirsak memiliki target yang efektif dan bisa membunuh sel-sel ganas bagi 12 jenis kanker, termasuk kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru dan kanker pancreas, kanker darah (leukemia) dan kanker lainya.
- Mampu meningkatkan energi di dalam tubuh.
- Menambah stamina dan fitness.
- Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang mematikan.
- Mampu mencegah radikal bebas, dan masih banyak lagi khasiat lainya.
ACE maxsBagaimana dengan kulit mangggis, manggis tak kalah ampuh juga untuk melawan kanker. Dari berbagai penelitian kandungan xanthone dan derivatnya efektif melawan kanker secara in-vitro. Khasiat garcinone E (devirat xanthone) ini jauh lebih efektif untuk menghambat kanker bila dibandingkan dengan
obat kanker seperti flaraucil, cisplatin, vincristin, metohotrexete, dan mitoxiantrone. ( sumber BPTP oleh Kasma Iswari dan Tri Sudaryono ).
Temuan terbaru mengungkapkan bahwa buah manggis Terdapat lebih dari 200 jenis bahan xanthon di alam, tetapi lebih dari 40 jenis xanthon terdapat dalam buah manggis dan ini merupakan kandungan terbanyak. Kulit buah buah manggis ini mengandung senyawa xanthon yang meliputi mangosting, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolizanthone, tovophylin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid, epicatechin, dan gartanin. Kadar xanthon di dalam kulit buah manggis mencapai 123,97 mg per ml. Xanthon berhasiat sebagai antioksidan dan antikanker, diantaranya adalah kanker payudara, kanker paru-paru, kanker prostat, kanker hati, kanker pencernaan, dan leukemia. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi sehinga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Xanthone dalam kulit manggis juga dapat menyembuhkan penyakit tuberculosis (TBC), asma, dan sebagai aniinfalamsi serta anti diare. Tak hanya itu, kulit buah manggis juga dapat digunakan untuk atasi penyakit jantung koroner dan HIV. Dan masih banyak lagi khasiat kulit buah manggis lainnya.